Bencana tanah longsor melanda Kecamatan Sano Nggoang, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, menutup jalan utama dan melumpuhkan arus lalu lintas.
Longsor terjadi di jalur Bambor-Werang dan Langgo-Werang, menimbun tanah dan pepohonan hingga kendaraan tidak bisa melintas. Tim tanggap darurat dikerahkan dengan alat berat untuk membersihkan material longsor, sementara warga diimbau tetap waspada.
Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Indonesia Darurat.
Sano Nggoang Terkepung Longsor, Akses Jalan Lumpuh Total
Kecamatan Sano Nggoang, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), diguncang bencana tanah longsor pada Kamis (22/1/2026). Longsor terjadi di beberapa titik strategis, menyebabkan material tanah dan pohon menutupi badan jalan utama. Akibatnya, arus lalu lintas di wilayah tersebut mengalami kemacetan total dan beberapa kendaraan terpaksa berhenti di lokasi longsor.
Menurut laporan warga, longsor terjadi setelah hujan lebat mengguyur wilayah Sano Nggoang sepanjang hari sebelumnya. Material longsor yang menutupi jalan cukup tebal, sehingga membutuhkan alat berat untuk membersihkan jalur transportasi. Banyak warga setempat merasa khawatir, terutama mereka yang tinggal di sekitar jalur rawan longsor.
Pihak berwenang setempat telah menurunkan tim tanggap darurat untuk menilai kondisi dan membersihkan material longsor. Sementara itu, masyarakat diminta untuk waspada dan menghindari jalur terdampak hingga kondisi jalan dinyatakan aman.
Titik Longsor di Jalur Bambor-Werang
Longsor pertama dilaporkan terjadi di ruas jalan Bambor-Werang, jalur utama menuju ibu kota Kecamatan Sano Nggoang. Titik longsor berada di Kampung Lara, Desa Poco Golo Kempo, dan melibatkan material tanah serta pohon yang menutupi badan jalan. Kondisi ini membuat kendaraan tidak dapat melintas sama sekali.
Sejumlah warga yang tinggal di sekitar lokasi mengatakan bahwa longsor datang secara tiba-tiba. “Arus lalulintas lumpuh total, kendaraan berhenti, dan warga harus menunggu hingga material longsor dibersihkan,” ujar Robert Perkasa, salah seorang warga setempat.
Petugas dari Dinas Pekerjaan Umum segera menuju lokasi untuk menilai kerusakan jalan dan memulai proses pembersihan. Mereka membawa alat berat untuk mengangkat material longsor agar jalur kembali bisa dilalui.
Baca Juga: Jabar Dilanda Asap Tambang Di Nanggung, Korban Jiwa Capai 11 Orang
Akses Jalan Langgo-Werang Lumpuh Akibat Longsor
Selain Bambor-Werang, longsor juga terjadi di ruas jalan Langgo-Werang. Titik longsor ini berada di wilayah Toto Ninu, Kampung Rangat, Desa Wae Lolos. Dampaknya tidak kalah parah, karena tanah dan pepohonan menutupi jalan hingga kendaraan tidak bisa bergerak.
Warga yang melintas jalur ini terpaksa berputar arah untuk mencari akses lain. Beberapa pengendara motor dan mobil kecil berhenti di tepi jalan sambil menunggu petugas membersihkan material longsor. Kondisi ini memperlambat arus distribusi barang dan transportasi umum di Kecamatan Sano Nggoang.
Pihak kepolisian bersama petugas dinas terkait telah memasang tanda peringatan di kedua ujung ruas jalan. Mereka juga memantau lokasi longsor untuk mencegah kecelakaan akibat kendaraan nekat melintas di jalan yang masih rawan.
Upaya Penanganan dan Imbauan Warga
Tim tanggap darurat dan petugas pemerintah daerah segera melakukan evakuasi dan pembersihan material longsor. Alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum digunakan untuk membuka kembali badan jalan. Pembersihan diperkirakan akan memakan waktu beberapa jam hingga kondisi jalan bisa kembali normal.
Masyarakat diminta untuk tetap berhati-hati, terutama saat melintas di jalur rawan longsor. Hujan yang masih mungkin terjadi membuat risiko tanah longsor kembali meningkat. Warga setempat dianjurkan untuk mengikuti informasi resmi dari pemerintah daerah dan tidak mendekati lokasi yang terdampak.
Selain itu, pihak kecamatan berencana melakukan pemetaan jalur rawan longsor dan memperkuat tanggul atau lereng yang dianggap berisiko. Langkah ini diharapkan dapat meminimalisir kerusakan dan gangguan lalu lintas di masa depan.
Jangan lewatkan update berita seputaran Indonesia Darurat serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari detik.com
- Gambar Kedua dari detik.com/
