Banjir besar melanda Aceh menyebabkan dua Puskesmas di Bireuen lumpuh dan pelayanan kesehatan masyarakat terganggu serius.
Banjir bandang di Bireuen, Aceh, menimbulkan dampak serius, khususnya pada sektor kesehatan. Empat Puskesmas terdampak parah akibat lumpur tebal yang menghambat operasional dan mengancam akses masyarakat terhadap layanan medis pascabencana.
Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Indonesia Darurat.
Kondisi Puskesmas Pascabanjir
Bencana banjir bandang merusak sejumlah Puskesmas di Bireuen, yakni Kutablang, Peusangan Siblah Krueng, Peusangan, Mon Keulayu, dan Gandapura. Fasilitas tersebut dipenuhi lumpur tebal yang menghambat akses serta mengganggu fungsi layanan kesehatan.
Hingga awal Januari 2025, dua dari empat Puskesmas tersebut, yakni Puskesmas Peusangan Siblah Krueng di Lueng Daneun dan Puskesmas Peusangan di Gampong Raya Tambo Peusangan, masih belum beroperasi normal. Lumpur tebal memenuhi halaman dan berbagai ruangan, termasuk ruang IGD yang belum dapat difungsikan sama sekali, menghambat upaya pembersihan dan pemulihan.
Kepala Dinas Kesehatan Bireuen, dr. Irwan, pada Kamis (1/1/2026), menjelaskan bahwa meskipun beberapa ruang layanan di Puskesmas Peusangan telah dibersihkan dan dijadikan ruang layanan utama, masih banyak area yang belum steril dari lumpur. Situasi ini menunjukkan skala kerusakan yang masif dan upaya pemulihan yang membutuhkan waktu serta sumber daya yang tidak sedikit.
Upaya Pemulihan Dan Gotong Royong
Proses pembersihan lumpur di Puskesmas telah dilakukan secara intensif dan terus berlanjut hingga saat ini. Berbagai pihak telah mengerahkan tenaga untuk membersihkan sisa-sisa banjir yang mengendap, menunjukkan semangat gotong royong yang kuat dalam menghadapi bencana ini.
Pada Rabu (31/12/2025), personel TNI-AD dari Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan atau Yonif-TP 837/Kesatria Trunojoyo, Kodam V Brawijaya, turut serta dalam upaya pembersihan. Mereka menggunakan alat manual seperti sekop, cangkul, dan kereta sorong untuk membersihkan lumpur yang menimbun ruangan pelayanan.
Tidak hanya TNI, para pegawai Puskesmas juga bahu membahu membersihkan peralatan kantor yang terdampak. Kolaborasi antara masyarakat, aparat, dan petugas kesehatan ini menjadi kunci dalam mempercepat proses pemulihan dan mengembalikan fungsi Puskesmas sebagai pusat pelayanan kesehatan.
Baca Juga: Warga Tergenang Air, Tabing Banda Gadang Kembali Dilanda Banjir
Dampak Kesehatan Masyarakat
Gangguan layanan kesehatan akibat lumpuhnya Puskesmas memiliki dampak serius pada kesehatan masyarakat. Pasca-banjir, warga Bireuen banyak yang terserang Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan diare, kondisi yang diperparah dengan terbatasnya akses ke fasilitas medis.
Kondisi sanitasi yang buruk akibat genangan lumpur dan air kotor menjadi pemicu utama penyebaran penyakit. Dengan tidak berfungsinya Puskesmas secara optimal, penanganan kasus-kasus kesehatan ini menjadi terhambat, berpotensi meningkatkan angka kesakitan di komunitas.
Pentingnya pemulihan cepat fungsi Puskesmas tidak hanya untuk pelayanan kuratif, tetapi juga preventif. Pencegahan penyebaran penyakit dan promosi kesehatan pasca-bencana sangat krusial, dan hal ini hanya dapat terlaksana dengan fasilitas kesehatan yang berfungsi penuh.
Harapan Dan Langkah ke Depan
Pemulihan total Puskesmas memerlukan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, pusat, dan organisasi kemanusiaan. Rekonstruksi dan revitalisasi fasilitas kesehatan menjadi prioritas untuk memastikan masyarakat kembali mendapatkan layanan yang layak.
Perencanaan mitigasi bencana yang lebih baik juga menjadi pelajaran penting dari peristiwa ini. Integrasi fasilitas kesehatan dalam rencana tanggap darurat dan pemulihan pasca-bencana dapat meminimalkan dampak di masa mendatang.
Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, diharapkan kedua Puskesmas yang masih terdampak lumpur dapat segera berfungsi normal kembali. Akses kesehatan yang prima adalah hak setiap warga, dan upaya pemulihan ini adalah langkah nyata untuk memastikan hak tersebut terpenuhi.
Jangan lewatkan update berita seputaran Indonesia Darurat serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.
- Gambar Utama dari aceh.tribunnews.com
- Gambar Kedua dari antaranews.com
